Thursday, November 7, 2013
Wednesday, November 6, 2013
manajemen kinerja
Manajemen kinerja (MK) adalah aktivitas untuk memastikan bahwa sasaran organisasi telah dicapai secara konsisten dalam cara-cara yang efektif dan juga efisien. Manajemen kienrja bisa berfokus pada kinerja dari suatu organisasi, departemen, karyawan, atau bahkan proses untuk menghasilkan produk atau layanan, dan juga di area yang lain.
Baik di tingkatan organisasi ataupun individu, salah satu fungsi kunci dari manajemen adalah mengukur dan mengelola kinerja. Antara gagasan, tindakan dan hasil terdapat suatu perjalanan yang harus ditempuh. Dan barangkali istilah yang paling sering digunakan di keseharian yang menggambarkan perkembangan dari perjalanan tersebut dan juga hasilnya adalah "kinerja" (Brudan 2010).
Kinerja sendiri adalah suatu hal yang berorientasi ke masa depan, disesuaikan spesifik berdasarkan kondisi khusus dari setiap organisasi/individu dan didasarkan atas suatu model kausal yang menghubungkan antara input dan output
aspek kinerja
Blumenthal (2003) menyatakan bahwa peningkatan kinerja bisa merupakan hasil perbaikan dari salah satu atau lebih aspek berikut ini:
* Stabilitas organisasi yang terkait apakah layanannya bisa secara konsisten dihantarkan dan organisasi bisa terus bertahan.
* Stabilitas finansial yang terkait dengan kemampuan organisasi dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, semisal, kemampuan untuk membayar tagihan-tagihan. Stabilitas finansial seringkali kurang dihiraukan sebagai perihal yang penting dalam pembangun kapasitas.
* Kualitas program (produk dan layanan) yang didasarkan pada indikator dampak, termasuk riset memadai tentang bagaimana program yang efektif serta sistem pengelolaan hasil keluaran.
* Pertumbuhan organisasi yang didasarkan pada kemampuan mendapatkan sumberdaya dan menyediakan lebih banyak layanan. Secara sendiri, pertumbuhan bukanlan suatu indikator kerja
Tuesday, November 5, 2013
tata cara mengekspor barang
berikut ini adalah tata cara atau prosedur untuk melakukan ekspor ke luar negeri :
- Perusahaan yang ingin melakukan ekspor harus mempunyai APE ( Angka Pengenal Ekspor) yang dapat dipakai untuk ekspor. Untuk memperoleh APE harus mengajukan permohonan kepada Departemen Perdagangan melalui perwakilannya. APE ini diberikan oleh Direktur Jendral Perdagangan Luar Negeri atas nama Menteri Perdagangan dan dikeluarkan oleh Perwakilan Departemen Perdagangan Daerah Tingkat I. APE ini berlaku untuk masa satu tahun.
- Antara eksportir dan pembeli di luar negeri dilakukan koresponden tentang sesuatu transaksi perdagangan. Sesudah tercapai kesepakatan mengenai harga, jumlah, delivery, dan sebagainya dibuatlah sales kontak, sales confirmation.
- Dengan adanya kontrak sales confirmation mengenai jual beli suatu partai barang, maka pembeli di luar negeri membuka LC (Letter of Credit) melalui bank-nya. Bank yang membuka LC meneruskan hal ini kepada cabangnya atau korespondennya kemudian memberitahukan hal ini kepada eksportir yang disebut dalam LC.
- Setelah diterima berita pembukaan LC oleh pembeli luar negeri, eksportir menyiapkan barang-barang yang akan diekspor dan menghubungi perusahaan-perusahaan ekspedisi dan perusahaan pelayaran untuk mengadakan booking ruangan kapal.
- Bila barang sudah siap di pelabuhan dan kapal sudah stand by maka guna merealisasikan ekspor, eksportir pergi ke bank devisa-nya untuk mengisi formulir E3 dalam rangkap 6.
- Bank devisa memeriksa apakah harga F.O.B yang dicantumkan oleh eksportir di formulir E3 adalah sesuai dengan kontrak penjualan atau sales confirmation. Jika kontrak penjualan dilakukan dari cara F.O.B (C&F, C.I.F), bank devisa memeriksa harga F.O.B yang dihitung eksportir benar atau tidak.
- Sesudah bank devisa mencatat : 1. nomor dan tanggal dari E3, 2. nomor dan tanggal LC, 3. nomor dan tanggal pemuatan terakhir tersebut di dalam LC, 4. keterangan lain yang diperlukan semua 6 lembar E3 yang telah diisi dan ditandatangani oleh bank dan eksportir, diserahkan kepada eksportir.
- Melalui perusahaan ekspedisi atau dilakukan sendiri, eksportir menyerahkan formulir E3 rangkap 6 Kepada Bea dan Cukai.
- Setelah diteliti apakah barangnya cocok dengan keterangan yang tercantum di E3, Bea dan Cukai memberikan fiat muat di dalam formulir E3. Satu formulir ditahan oleh Bea dan Cukai, dan 5 copy lainnya dikembalikan kepada eksportir.
- Sesudah barang dimuat dalam kapal, eksportir melalui perusahaan ekspedisi yang mengurusnya menerima dari juru mudi suatu keterangan bahwa sejumlah barang tertentu telah dimuat (mates receipt). Mates receipt ini dapat ditukarkan menjadi Bill of Lading (B/L), pada perusahaan pelayaran yang bersangkutan.
- Apabila segala sesuatu sudah beres, dalam arti eksportir telah memenuhi segala syarat-syarat yang diminta dalam LC, maka eksportir pergi ke bank devisa untuk menarik wesel. Untuk itu harus diserahkan dokumen-dokumen yang disebut LC, seperti : Bill of Lading, E3 yang telah ditandatangani oleh Bea dan Cukai, Certivicate of Weight (sertifikat timbangan), kalau diminta di LC, Certificate of origin (sertifikat asal-usul), kalau diminta di LC, dan LC.
- Pada waktu eksportir menarik weselnya, dia harus membayar biaya bank dan pungutan-pungutan : propisi negosiasi wesel 0,5% dari wesel all in (artinya tidak ada biaya-biaya bank lainnya); 10% dari nilai wesel berdasarkan harga F.O.B; MPO Rp 5,00 tiap $1; Eksportir yang bersangkutan; Bank devisa yang mengurusnya; Cabang bea dan cukai.
- Bank devisa kemudian mengirimkan masing-masing 1 copy formulir E3 kepada : Perwakilan Perdagangan; Bank Indonesia, Biro Pusat Statistik; Eksportir yang bersangkutan; Bank devisa yang mengurusnya; Cabang Bea dan Cukai.
Monday, November 4, 2013
pemasaran internasional
Pemasaran Internasional adalah kegiatan Pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.[1]
Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. Pasar internasional melampaui ekspor pemasar dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran di negara-negara tempat suatu organisasi melakukan bisnis.
penetapan harga
Harga merupakan alat evaluasi dan komunikasi dalam pasar internasional. Menetapkan harga yang tepat merupakan kunci kesuksesan dan kegagalan. Bahkan ketika pemasar internasional memproduksi produk yang tepat, mempromosikannya dengan benar, dan membangun jalur distribusi yang layak, upaya tersebut akan gagal bila ia salah menetapkan harga. Sebuah penawaran harga seharusnya mencerminkan baik kualitas maupun nilai produk yang dipersepsikan konsumen. Dari semua hal yang harus dihadapi oleh pemasar internasional, penetapan harga merupakan salah satu yang paling sulit. Hal ini menjadi lebih rumit ketika perusahaan menjual produknya pada pelanggan di berbagai negara yang berbeda-beda. Baik mengekspor maupun mengelola operasi luar negeri, tanggung jawab manajer adalah menetapkan dan mengendalikan harga aktual produk di pasar yang berbeda dengan berbagai variabel yang berbeda pula, mulai dari perbedaan tarif, biaya, sikap, persaingan, fluktuasi mata uang, serta metode penetapan harga.
tujuan penetapan harga
Keputusan penetapan harga dilihat dengan dua cara :
- Penetapan harga sebagai sebuah instrumen aktif untuk mencapai tujuan pemasaran, perusahaan menggunakan harga untuk mencapai sebuah tujuan spesifik, antara lain target memperoleh keuntungan, target pangsa pasar, atau tujuan spesifik lainnya.
- Penetapan harga sebagai elemen statis sebuah keputusan bisnis, hanya dengan mengekspor kelebihan persediaan, menempatkan bisnis luar negeri bukan sebagai prioritas utama, dan menganggap penjualan ekspor hanya memberikan kontribusi yang dalam volume penjualan total.
Semakin besar kendali yang dimiliki perusahaan atas harga jual akhir sebuah produk, maka semakin baik kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya. Semakin lebar lini produk dan semakin besar negara yang menjadi target, maka semakin kompleks proses pengendalian harga bagi pengguna akhir
biaya ekspor
Keuntungan berlebih memang terjadi di sebagian pasar internasional, namun umumnya penyebab adanya perbedaan harga antara Negara pengekspor dan Negara pengimpor disebut dengan istilah kenaikan harga, yang merupakan biaya tambahan yang muncul akibat mengekspor produk dari Negara yang satu ke Negara yang lain. Lebih spesifik lagi, istilah tersebut berkaitan dengan situasi ketika harga yang meningkat karena biaya pengiriman, asuransi, pengepakan, tarif, saluran distribusi yang lebih panjang, margin perantara yang lebih tinggi, pajak khusus, biaya administrasi, serta fluktuasi nilai tukar. Mayoritas biaya-biaya tersebut meningkat sebagai akibat langsung dari perpindahan barang melewati batasan negara dan sering kali kenaikan harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga di pasar domestik.
Sunday, November 3, 2013
tips mudah untuk menghaluskan tumit
berikut langkah-langkah yang mudah Anda terapkan di rumah untuk mendapatkan tumit yang halus.
- Rendam kaki Anda dalam 5 mangkuk air hangat ditambah 1 mangkuk susu. Rendamlah kaki Anda pada foot bath ini selama kurang lebih 5-10 menit. Jangan gunakan air terlalu panas karena akan membuat kaki Anda jadi semakin kering. Anda juga bisa menggunakan sabun anti jamur untuk membasmi jamur-jamur yang mungkin menempel pada kulit kaki Anda.
- Buatlah krim scrub sendiri dengan mencampurkan 4 sendok makan garam atau gula ke dalam ½ mangkuk minyak. Minyak yang bisa digunakan antara lain seperti baby oil, sweet almond oil, olive oil atau minyak kelapa/minyak sayur.
- Pijatlah kaki Anda dengan homemade scrub yang sudah Anda bikin sebelumnya. Pijat dengan gerakan memutar sampai ke telapak kaki Anda.
- Gosok-gosoklah telapak kaki Anda dengan batu apung kemudian bilas dan keringkan kaki Anda.
- Sebelum Anda tidur, cobalah untuk menggosok kaki Anda yang kering dengan krim yang mengandung asam salisilat. Krim ini membantu mengelupaskan sel-sel kulit mati pada kulit kaki Anda.
- Setelah itu gunakan lotion pelembab pada kaki Anda. Gunakan lotion pelembab ini secara rutin setelah Anda mandi dan saat malam hari menjelang Anda tidur.
- Pakailah kaos kaki dan gunakan paling sedikit selama 4 jam agar terjaga kelembaban kulit kaki Anda.
- Lakukan langkah-langkah ini secara rutin setiap malam sebelum Anda tidur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Ada beberapa hal yang menyebabkan kulit kaki Anda menjadi pecah-pecah seperti kebiasaan bertelanjang kaki ketika Anda sedang berjalan terutama saat di luar rumah, kurang minum air putih juga dapat membuat kulit kaki Anda jadi kering, dan penggunaan sepatu atau sandal yang terbuka bagian tumitnya juga dapat membuat kulit kaki Anda menjadi kering. Jangan gunakan sepatu yang terlalu ketat/sempit karena akan mengganggu sirkulasi udara yang dapat membuat kulit kaki Anda pecah-pecah.
Menurut ahli kesehatan dari klinik Mayo, bagi penderita diabetes yang bermasalah dengan kaki yang kering diharapkan untuk berkonsultasi dengan dokter dan lebih baik tidak merawat kaki sendiri karena dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi pada kaki.Semoga Berhasil!
Saturday, November 2, 2013
contoh Bauran Pemasaran Marketing Mix Of Produk mie instan
1. Price
Indomie selain dapat dibeli perbungkus, dapat juga dibeli
dengan paket 5 bungkus atau paket 1 kardus berisi 30 atau 40 indomie. Harga
Indomie juga sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat, di
Indonesia, perbungkus indomie dihargai tidak mencapai RP.1500.
2. Product
Mie asli Indonesia yang diproduksi oleh indofood ini
merupakan salah satu dari sedikit produk Indonesia yang mampu menembus pasar Internasional.
Di Indonesia sebutan “indomie” sudah umum digunakan sebagai istilah yang
merujuk pada mie instan. Produk mie instan ini sangat digemari oleh
masyarakat karena harganya ekonomis dan citarasa yang telah disesuaikan dengan
selera masyarakat Indonesia. Intinya mie ini sangat Indonesia. Mulai dari
aroma, rasa asin, manis, gurih, semuanya sangat pas dilidah orang Indonesia.
Kecapnya yang kental dan manis itu tidak ada tandingannya. Indomie pun berusaha
untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin banyak, terbukti dengan semakin
banyaknya variasi dari produk indomie, seperti mie goreng, mie rebus, mie
jumbo, mie regional ( mie dengan variasi rasa sesuai dengan masakan tradisional
daerah Indonesia.
Perusahaan pembuat mie instan ini mengklaim bahwa mie
tersebut termasuk makanan sehat dan bergizi. Mie itu disebut memiliki kandungan
gizi, seperti protein, energi, asam folat, mineral besi, natrium,dan berbagai
vitamin.
Saat diluar negeri pun ternyata Indomie itu merupakan
perbekalan yang harus wajib dibawa. Bukan karena kepraktisannya saja, melainkan
untuk mengobati rasa rindu kepada tanah air Indonesia.
3. Place
Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi
terluas di Indonesia, menembus sampai hampir ke setiap sudut kepualuan. Jumlah
titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005,
sehingga mampu menyediakan penetrasi yang lebih luas melalui rantai suplai dan
penghantaran. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet
retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat
melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Setiap daerah mempunyai pusat perbelanjaan yang didalamnya terdapat produk
indomie, atau diperumahan biasanya di warung-warung banyak juga
dijual. Di Yogyakarta pun agen-agen Indofood juga
bekerjasama dalam menyediakan Indomie dengan warung-warung seperti Burjo
(warung yang menyediakan bubur kacang hijau dan mie instan/mie goreng sebagai
menu utama).
4. Promotion
Promosi yang dilakukan oleh pihak indofood untuk
memperkenalkan indomie kepada masyarakat adalah melalui iklan di media cetak
maupun elektronik. Iklan dimedia cetak maupun media televisi tidak
pernah berkurang. Oleh karena itu indomie (mie instan) sudah melekat pada diri
masyarakat luas. Selain itu indofood sering menjadi sponsor diberbagai macam
kegiatan. Semua produk dipamerkan dan dipajang di acara kegiatan tersebut. Hal
tersebut mau tidak mau dilakukan oleh pihak indofood karena memang merupakan
permintaan yang luar biasa. Apalagi saat terjadi bencana alam, baik itu gempa
bumi, banjir, atau tanah longsor, produk indofood berupa mie instan itu akan
menjadi makanan favorit yang paling mudah didapat terutama pada masa tanggap
darurat. Makanan ini bukan hanya dinikmati oleh para korban, para relawan pun
akan memakan mie instan yang sama.
5. People
Dalam produknya indomie, para produksinya juga memberikan
pelayanan yang terbaik bagi para konsumennya. Sehingga dimata konsumen, indomie
merupakan makanan instan yang enak, ekonomis, dan mempunyai cita rasa yang baik
buat orang Indonesia. Bukan hanya orang-orang dari dalam produksinya. Tetapi
sudah banyak produsen yang menjual dan memasarkannya, seperti agen-agen, atau
toko-toko besar. Bukan hanya toko atau agen saja tetapi beberapa warung kecil
juga memasarkannya. Peleyanan yang diberikan oleh pihak indofood tentunya
sangat baik, sehingga masyarakat sangat akrab dengan produk makanan ini.
6. Process
Produk atau jasa yang telah diberikan oleh pihak indofood
sangat baik sehingga terbuka oleh setiap masyarakat. Pihak indofood secara
turun tangan untuk memperkenalkan indomie kedalam masyarakat luas sehingga
menjadi makanan yang baik. Baik secara produk, pelayanan yang diberikan dapat
diselesaikan dengan baik. Pihak indofood memproduksi lebih dari ratusan, bahkan
ribuan untuk memproduksi indomie, sehingga kebutuhan konsumen dapat terpenuhi,
dan mudah untuk mendapatkannya karena telah tersebar keseluruh indonesia. Oleh
sebab itu, indofood memberikan pelayanan, dan mengetahui selera masyarakat
terhadap indomie. Processnya dapat dilakukan dengan melakukan promo, dan
menjadikannya sponsor dalam suatu kegiatan atau organisasi.
7. Phyical evidence
Perangkat yang dipergunakan oleh pihak indofood untuk
memperkenalkan indomie secara luas bisa dilihat dari bentuk kemasan yang
mempunyai daya tarik bagi para konsumennya, karena terlihat sangat menarik dan
membuat konsumen ingin mencobanya. Kualitasnya sangat baik, dikemas secara
baik, ditata dalam dus sehingga pihak indofood secara tidak langsung memberikan
pelayanan yang terbaik bagi para konsumen.
Friday, November 1, 2013
Prinsip Pengelolaan Reward
Terdapat 4 prinsip utama pengelolaan reward, yakni: adil (internally equitible), kompetitif (externally competitive), mendukung strategi bisnis perusahaan (reinforce business strategy) dan sederhana (easily administered).
Adil artinya reward diberikan sesuai atribut yang dianggap penting oleh perusahaan, apakah itu bobot jabatan, kompetensi, pencapaian target, prestasi kerja atau bahkan masa kerja. Perusahaan sebaiknya memiliki sistem/struktur reward/struktur gaji baku yang didasarkan pada atribut tersebut untuk menjaga keadilan internal. Prinsip adil dalam pengelolaan reward berkaitan erat dengan tujuan pengelolaan reward yang ke-tiga yakni: to motivate
Kompetitif dalam sistem reward tidak berarti menjadi yang tertinggi. Kompetitif artinya reward diberikan dalam tingkat yang cukup untuk menjalankan fungsinya dalam menarik dan mempertahankan pegawai. Seperti telah disinggung bahwa reward merupakan keputusan bisnis, keputusan perusahaan tentang competitiveness dari level reward yang diberikan kepada karyawan merupakan trade off dari cost of reward, turnover, recruitment & training, cost of error dll.
Perusahaan perlu memantau level reward yg diberikan kepada karyawannya dibandingkan dengan market, yakni perusahaan sejenis, kompetitor atau perusahaan-perusahaan lain yang relevan (world at work mendefinisikan market sebagai: employee sources & destinations, from where the company get and to where the company lose its employee). Untuk mencapai memantau level reward tersebut, perusahaan dapat berpartisipasi dalam reward survey atau membeli data dari survey provider.
Mendukung strategi bisnis perusahaan berarti sistem reward disusun berpedoman pada strategi bisnis perusahaan. Perusahaan yang menjual inovasi dan creative solutions perlu membuat sistem reward yang mendorong munculnya inovasi dan ide-ide kreatif dari para karyawan. Agak aneh apabila perusahaan seperti ini mendasarkan reward systemnya pada senioritas dan masa kerja. Perusahaan yang ingin mendorong pencapaian target dapat memberikan gaji bulanan yang tidak terlalu besar, namun insentif atau bonus yang sangat kompetitif. Perusahaan yang ingin mendorong teamwork perlu memberikan bonus atau incentive yang didasarkan pada team performance.
Sederhana berarti simplicity. Sistem reward perlu disusun sesederhana mungkin agar mudah dimengerti oleh karyawan dan mudah direview oleh manajemen perusahaan. Suatu ketika di suatu perusahaan, sistem reward-nya begitu complicated, sehingga dibutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk sekedar menghitung dampak kenaikan gaji. Ketika sistem gaji-nya disederhanakan, hanya dibutuhkan 1 laptop dan 1 orang analyst untuk melakukan hal yang sama.
Subscribe to:
Posts (Atom)